Desain Rumah Scandinavian (Scandinavian Style) kini sedang hits di Indonesia! Gaya klasik sekaligus stylish ini berasal dari model rumah-rumah di jazirah Skandinavia (Eropa Timur), yang meliputi sejumlah negara, seperti: Swedia, Denmark, Norwegia, Finlandia dan Islandia.

Model rumah Skandinavia atau kadang disebut pula dengan Scandinavian Swedish Design memang bergaya klasik, tapi tak berarti kehilangan sentuhan modernitasnya. Perabotan dalam rumah yang menerapkan tema Skandinavian, umumnya minimalis, fungsional sekaligus modern.

Sebelum mengaplikasikan desain rumah Skandinavian pada hunian anda, 4 hal berikut sebaiknya anda tahu.

1. Dominasi Warna Alam

Scandinavian Style mengutamakan warna yang terambil dari alam. Dalam disain Skandinavia, warna putih yang sangat mendominasi interior Scandinavian. Namun, warna netral yakni grey (abu-abu), dapat diterapkan polos memenuhi satu sudut ruang, atau dikombinasikan dengan warna putih.

Dominannya warna putih dan abu-abu pada interior model Skandinavian, menegaskan keharusan penerapan kedua warna tersebut. Tidak demikian dengan aplikasi warna pada perabot dan lantai (flooring), dimana warna coklat juga diterapkan. Furnitur berbahan dan berwarna kayu banyak dijumpai pada rumah model ini.

kesan bersih dan terang dalam kamar scandinavian
kesan bersih dan terang dalam kamar desain rumah skandinavia (via homedit.com)

Pada lantai rumah Skandinavia umumnya tidak menggunakan karpet. Kalaupun ada karpet, itu dipastikan bukan sekadar aksen. Karpet itu harus bermanfaat bagi penghuninya, dan tidak menutupi semua area lantai.

Desain Rumah Scandinavian memakai penutup lantai berbahan kayu (whitewashed wood), yakni penutup lantai yang sengaja dicat putih pudar atau bermotif kayu dengan warna putih. Namun, penggunaan parket berwarna coklat pun banyak dipakai.

Kombinasi ketiga warna tersebut tak hanya membawa penghuni rumah pada suasana dingin dan sejuknya alam, tapi juga menimbulkan kesan hunian yang terang, bersih, elegan, berkelas dan nyaman.

2. Fungsional dan Simpel

Gaya rumah Skandinavia umumnya tampil simpel sekaligus fungsional. Simpel dan fungsional itu misalnya pada penerapan perabot dan tata letaknya. Perabotan rumah Skandinavian tidak memiliki banyak ornament. Kalaupun ada aksesoris dalam rumah, maka aksesoris itu harus sesuai dengan tujuan dan manfaat bagi penghuninya. Disain pada kursi misalnya, cenderung bergaris lurus halus, dengan jarak antar bagian kayu yang cukup lebar. Jumlah furnitur tidak banyak, dan tata letaknya  pun tidak memakai banyak space. Hasilnya, rumah menjadi terkesan ‘terbuka’, leluasa, stylish dan modern.

Perabotan dalam rumah bergaya Skandinavia telah diperhatikan sejak awal hunian dibangun. Perabot yang dibeli bukan hanya soal harga yang murah, tetapi juga pada sisi kualitas, daya tahan dan fleksibilitasnya.

furnitur desain rumah skandinavia
furnitur fungsional dan menonjol (via freshome.com)

Terkait warna putih yang mendominasi dinding rumah Skandinavia, akan membuat furnitur dalam rumah menjadi tampak sangat menonjol.

Intinya, desain rumah Scandinavian sangat memprioritaskan fungsionalitas tanpa menghilangkan keindahan dan keanggunannya.

 

3. Jendela Berukuran Besar & Banyak

Tak seperti di negara tropis yang banyak diterangi oleh sinar Matahari, rumah Skandinavia sedikit mendapatkan cahaya alam tersebut. Maka itulah, desain rumah Skandinavia umumnya mengutamakan bentuk jendela yang berukuran besar dan banyak. Agar supaya, kala Matahari bersinar, bukaan jendela yang besar itu akan berkontribusi menerima pencahayaan lebih banyak.

jendela berukuran besar pada desain rumah scandinavian
jendela berukuran besar pada desain rumah skandinavia (via decoist.com)

Dalam kaitan pencahayaan yang maksimum dari (luar) alam, maka dekorasi pada jendela sangat minimum, dimana biasanya hanya menggunakan tirai tipis berwarna netral seperti putih.

 

4. Humanis

Ciri khas rumah Skandinavia lainnya terletak pada nilai humanisme-nya yang kental. Maksudnya, semua penghuni rumah (utamanya anak-anak) mendapatkan manfaat dari model interior yang diaplikasikan pada lantai, dinding dan atap, serta melalui perabot yang diadakan dalam rumah. Dengan kata lain, model rumah Skandinavia mengutamakan supaya semua penghuni rumah memperoleh manfaat positif dari rumah yang ditempatinya.

desain rumah scandinavian untuk keluarga bahagia

Bagi orang Skandinavia, rumah adalah tempat nomor satu dan segalanya. Maka itu, rumah harus nyaman, menyenangkan dan membahagiakan. Lantaran itulah, rumah didesain sesimpel mungkin, furnitur yang multifungsi, dan suasana yang nyaman, semuanya demi kebutuhan keluarga terpenuhi, sehingga kebahagiaan diperoleh bersama.

 

Desain rumah Scandinavian dapat diterapkan di Indonesia. Tentu, dengan sedikit penyesuaian di sana-sini, mengingat kondisi dan alam kita yang berbeda dengan Eropa yang cenderung dingin.

Dengan penekanan pada minimalis, simpel dan fungsional, biaya penerapan desain rumah Skandinavia pada hunian, masih lebih terjangkau ketimbang model desain rumah lainnya. Tertarik?

Sumber 

 

 

Leave a Reply