Ketika teknisi AC datang dan berkata refrigerantnya perlu diganti, sebagian besar pemilik hanya mendengar kata ganti. Padahal pilihan jenis refrigerant menentukan biaya, umur unit, dan seberapa sering sistem itu akan bermasalah lima tahun ke depan. Dua jenis yang paling sering dibahas adalah R32 dan R410A, dan keduanya punya karakter yang benar-benar berbeda.
Banyak pemilik menyangka keduanya hampir identik karena sama-sama gas pendingin dan sama-sama tidak terlihat dari luar unit. Padahal perbedaan di dalamnya jauh lebih besar, mulai dari tekanan kerja sampai cara teknisi menyentuh sistem.
Ada satu hal yang perlu dijelaskan lebih dulu. Refrigerant bukan bahan bakar yang habis lalu diisi ulang seperti bensin. Ia media pemindah panas yang mengalir terus dalam sistem tertutup, dan jenisnya sudah ditentukan sejak unit dibuat di pabrik.
Perhatian juga muncul karena beberapa kota besar mulai membatasi refrigeran dengan potensi pemanas tinggi. Artinya unit yang masih memakai gas lama akan makin sulit diservis di masa depan, dan harga refrigerant lama bisa naik karena persediaan makin menipis.
Pertanyaan yang paling sering masuk ke kotak pesan kami adalah sederhana: apakah unit lama perlu diganti gasnya atau tidak. Jawabannya bergantung pada umur unit dan kondisi kompresor, bukan pada merek gas yang dipakai.
Perbedaan tekanan kerja: kenapa tekanan R410A lebih tinggi
Dua refrigerant ini bekerja pada tekanan yang berbeda jauh, dan itu menjelaskan hampir semua perbedaan lainnya. R410A bekerja pada tekanan kerja sekitar 1,6 kali lebih tinggi dibanding R32 pada suhu kondensasi yang sama.
Tekanan tinggi itu berarti komponen lebih kuat secara fisik: kompresor lebih besar, pipa lebih tebal, dan sambungan lebih rapat. Konsekuensinya, unit ber-R410A cenderung lebih berat dan lebih mahal untuk kapasitas yang sama.
Sebagai gambaran, pada kondisi kondensasi yang sama, tekanan R410A bisa berada di kisaran 25 sampai 30 bar di atas R32. Selisih sebesar itu menentukan seluruh desain unit, bukan hanya karakternya.
Tekanan tinggi juga mengubah cara teknisi bekerja. Alat untuk R410A dibuat lebih kuat dan tabunya lebih tebal, sehingga bobot alat yang dibawa ke rumah jadi lebih berat. Kebanyakan teknisi R32 bisa melayani dua pekerjaan dengan satu set alat yang sama.
Kalau sistem Anda bocor dan hanya berisi sedikit gas, teknisi tidak bisa menambal lalu mengisi lagi. Sistem harus divakum dulu supaya udara dan uap air keluar, karena uap air di dalam sistem ber-R410A bisa membeku di titik sempit lalu menyumbat aliran refrigerant.
Prosesnya bukan pekerjaan lima menit. Vakum yang gagal berarti unit dinyalakan dengan udara di dalamnya, dan itu beban tambahan bagi kompresor sejak hari pertama pemakaian.
Daya dinginkan, dampak lingkungan, dan aturan pemasangan
Pertama, soal daya dinginkan. Untuk kompresor yang sama, kedua refrigerant menghasilkan daya dinginkan yang relatif serupa, dan selisihnya kecil. Keunggulan R32 bukan pada daya dinginkan, melainkan pada tekanan kerja yang lebih rendah dan dampak lingkungan yang jauh lebih kecil.
Kedua, nilai GWP. R410A punya GWP sekitar 2088, sedangkan R32 hanya sekitar 675. Selisih tiga kali lipat inilah yang membuat R410A masuk daftar bahan yang dikendalikan dalam aturan refrigeran global, dan kenapa R32 lebih cepat keluar dari daftar itu.
Ketiga, sifat terbakarnya terhadap api. R32 tergolong A2L, yaitu agak mudah terbakar pada konsentrasi tertentu, sedangkan R410A tergolong A1 yang tidak terbakar. Inilah alasan pabrik mewajibkan jalur pipa R32 yang lebih pendek dan sambungan dengan bahan khusus.
Karena R32 agak mudah terbakar, aturan pemasangan mengatur panjang maksimum jalur pipa refrigeran antara unit dalam dan luar. Jalur yang terlalu panjang memperbesar jumlah sambungan, dan satu kebocoran kecil di ruang tertutup bisa berbahaya. Sebagian besar unit R32 membatasi jalur pipa sekitar 10 sampai 15 meter untuk alasan ini.
Biaya isi ulang dan ketersediaan teknisi
Harga refrigerant berbeda, dan selisihnya terasa setiap kali Anda memanggil teknisi. R32 umumnya lebih murah per kilogram karena produksinya sudah meluas, sedangkan R410A masih berada di harga yang lebih tinggi.
Selisih harga per kilogram sekitar 20 sampai 40 persen, tapi yang lebih menentukan adalah ketersediaan teknisi. Sebagian besar teknisi sudah membawa tabung R32, sedangkan tabung R410A kadang harus dipesan lebih dulu dan kedatangannya bisa beberapa hari.
Biaya juga naik di sisi penanganan. Unit R410A perlu proses vakum lebih lama sebelum diisi, karena kelembapan udara di sistem sangat mengganggu refrigeran itu sendiri. Vakum yang gagal berarti unit dinyalakan dengan udara di dalamnya, dan itu beban tambahan bagi kompresor sejak hari pertama.
Sebaliknya, Pekerjaan dengan R32 lebih ringan perawatannya karena tabung dan alat yang dipakai lebih ringan. Dalam satu hari, teknisi biasanya bisa menyelesaikan dua perbaikan R32, sedangkan dua perbaikan R410A bisa memakan waktu hampir dua kali lipat.
Jangan pernah mencampur dua refrigerant ini
Percakapan paling penting yang sering terlewat: R32 dan R410A tidak boleh dicampur, dan tidak boleh masuk ke unit yang dirancang untuk refrigerant lain. Pencampuran merusak kompresor karena titik didih dan kelarutannya tidak serasi.
Contoh kesalahan yang sering terjadi: teknisi mengisi unit R32 dengan sisa R410A dari tabung karena mengira keduanya setara. Unit tetap menyala seperti tidak ada masalah, lalu enam bulan kemudian kompresornya terbakar dan filter drier ikut pecah.
Untuk pembaca yang sedang menyervis unit lama, catatan tentang simbol pada bodynya ada di cara membaca label unit AC dan penjelasan biaya lewat estimasi biaya servis AC. Dua halaman itu perlu dibuka sebelum teknisi datang.
Selain karena kompresor, ada alasan teknis kedua. Pencampuran dua gas dengan kelarutan minyak berbeda membuat minyak kompresor tidak lagi melekat pada metal, sehingga pelumas tidak sampai ke titik gesekan yang butuhkannya. Kerusakan biasanya baru terasa beberapa bulan kemudian, bukan langsung saat kejadian.
Pasang baru atau ganti unit lama?
Pertanyaan paling berguna bukan R32 atau R410A, tapi apakah unit Anda masih layak. Kalau kompresornya sudah lemah, mengganti refrigerant saja tidak menyelesaikan apa pun. Pemilik lebih baik memfokuskan perhatian pada biaya penggantian unit yang sering muncul di lapangan.
Kalau unitnya masih di bawah lima tahun dan kompresornya normal, pergantian refrigerant yang masuk akal. Pabrikan umumnya menyediakan kit konversi dari R410A ke R32 untuk unit yang dibuatnya sendiri. Biayanya lebih tinggi daripada pengisian biasa, tapi masih jauh di bawah biaya unit baru.
Aturan praktisnya begini: unit lebih tua dari sepuluh tahun, ganti satu unit. Unit lima sampai sepuluh tahun, periksa kompresor dulu sebelum mengganti refrigerant.
Sebelum mengganti refrigerant, mintalah teknisi memeriksa ampere pada kompresor saat unit menyala. Kalau arusnya sudah di atas nominal, masalahnya ada di kompresor dan bukan di jenis gas yang dipakai. Kompresor yang sudah lemah akan tetap lemah berapa pun jenis refrigerant yang dipakai.
Rincian biaya penggantian unit bisa dibaca bersama panduan tanda AC perlu servis, dan angka biaya servis harian ada di estimasi biaya servis AC.
Ringkasan memilih antara keduanya
Kalau Anda memasang unit baru hari ini, pilihannya hampir selalu R32. GWP-nya rendah, harganya lebih murah, teknisi sudah terbiasa, dan arah kebijakan dunia juga ke sana.
Pilihan R410A masih masuk akal pada kondisi tertentu: unit lama yang tidak punya opsi R32, proyek yang memakai unit yang kompresornya sudah teruji, atau wilayah dengan aturan lokal yang masih mewajibkan kelas A1.
Pertanyaan yang sering muncul: apakah unit R410A bisa di-upgrade ke R32? Jawabannya bisa, tapi hanya lewat kit konversi resmi dari pabrik, bukan dengan mengganti refrigerant secara sembarangan. Kit itu menyertakan filter drier baru, dan pekerjaannya jauh lebih lama daripada pengisian biasa.
Kalau Anda hanya menyervis unit yang sudah ada, jangan ganti jenis refrigerant. Isi ulang dengan gas yang sama seperti semula, karena sistem itu dirancang untuk satu jenis saja. Detail teknisnya ada di panduan membaca label unit AC.
Ringkasnya, untuk pemasangan baru pilih R32 tanpa banyak ragu. Untuk unit lama, isi ulang dengan gas yang sama seperti semula. Dua aturan itu sudah menutup hampir semua kasus yang muncul di lapangan harian.
Yang boleh dan tidak boleh dikerjakan sendiri
Ada batas jelas untuk pekerjaan yang bisa dikerjakan pemilik rumah. Mengganti filter, membersihkan unit outdoor, dan memastikan area luar di sekeliling unit tidak tertutup juga aman dikerjakan sendiri. Tapi mengisi refrigerant bukan pekerjaan yang boleh dikerjakan sendiri.
Alasannya bukan soal hemat biaya, melainkan soal keselamatan. Kebocoran kecil yang tidak terlihat bisa membiarkan seluruh isi refrigerant keluar dalam beberapa menit, dan gas yang tersisa lebih ringan dari udara sehingga bercampur di bagian bawah ruangan.
Contoh: tabung 12 kilogram yang pecah di ruang servis yang sempit bisa membuat ruangan itu tidak aman dalam hitungan menit. Teknisi datang dengan alat ukur dan pompa recover, lalu menarik refrigerant itu untuk diproses kembali di akhir masa pakai. Gas yang sudah keluar ke udara tidak bisa dikumpulkan kembali, dan itulah alasan Recovery bukan pilihan.
Peraturan refrigeran dan dampaknya ke pemilik
Aturan refrigeran bergerak cepat, dan itu berdampak langsung ke biaya penggantian unit lama. Regulasi refrigeran bertumpu pada pengurangan efek pemanasan global, sehingga gas ber-GWP tinggi seperti R410A masuk daftar yang dikendalikan secara bertahap.
Bagi pemilik rumah, akibatnya nyata. Unit lama yang masih memakai R22 atau R410A akan makin sulit diservis karena tabungnya makin sulit didapat, dan biayanya bisa naik dua kali lipat dalam beberapa tahun ke depan.
Sebaliknya, unit baru ber-R32 tidak akan menghadapi masalah ini dalam masa pakai normal. GWP-nya rendah sehingga tidak masuk daftar pembatas, dan setidaknya sepuluh tahun ke depan tidak ada alasan untuk mengganti jenis gas pada unit yang baru Anda beli.
Pembatasan itu tidak berlaku mendadak. Produsen diberi waktu beberapa tahun untuk memasarkan unit-unit baru, dan sebagian besar unit yang masih dipakai hari ini akan melewati masa transisi itu tanpa perubahan apa pun. Yang berubah adalah pilihan saat Anda mengganti unit, dan harga saat Anda servis.